Musim Kering Tahun 2015 Merupakan yang terparah ?

Minggu, 02 Agustus 2015

 Jasa Bor Sumur dan Solusi Sumber Air Serta Migas
Menyediakan | Jasa | Service | Sparepart | dan Pengeboran Sumur Dengan alat Khusus.Jatisampurna -Cibubur - Kota Wisata - Legenda - Jakarta Timur - Jakarta barat - Jakarta Selatan- Jakarta Pusat- Bekasi Barat - Bekasi Selatan JABODETABEK - Bahkan Luar daerah ya cuma kami gali-sumur (dot) com
Gali sumur Yang kami lakukan adalah dengan menggunakan alat Bor sumur khusus yang lebih mudah dan cepat untuk melakukan penggalian air sumur
Welcome Kali ini www.gali-sumur.com ( Solusi Sumber Air & MIGAS / JASA BOR SUMUR - Sparepart AIR & MIGAS - Service Alat AIR & MIGAS - Wireline Tools & Equiepment Tools MIGAS ) akan berbagi Info Mengenai Apakah Musim Kering Tahun 2015 Merupakan yang terparah ?. untuk selengkapnya mari kita lihat tulisan dibawah ini  www.gali-sumur.com. 

Tatang sudah 25 tahun menjadi petani di Indramayu, Jawa Barat, dan dia sudah berkali-kali mengalami kekeringan, namun merasa musim kering tahun ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun lalu, memang yah petani ini jadi yah tanamannya. Tapi musim sekarang lebih parah dari tahun-tahun kemarin," kata Tatang.
Kekeringan bukan hanya terjadi di Indramayu, Jawa Barat, melainkan juga di 11 provinsi lain di Indonesia.
Sekitar 25.000 hektar lahan pertanian sudah kering dan jutaan warga Indonesia diperkirakan akan merasakan dampaknya, seperti kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Guna mengatasi kekeringan, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan langkah yang akan ditempuh pemerintah.
"Distribusi, droping air-air bersih menggunakan mobil tanki air. Kemudian mengisi bak-bak penampungan air, perbaikan pipa, dan sebagainya," kata Sutopo.
Selain itu, pemerintah juga memiliki rencana untuk membangun 49 waduk di seluruh Indonesia, jelas Sutopo.


Tidak menanam

Beberapa daerah di Indonesia secara alamiah dan geografis merupakan daerah yang kering, seperti Wonogiri, Boyolali dan Blora.
Tapi dengan adanya fenomena global El Nino, yakni penyimpangan suhu permukaan Samudra Pasifik, hal ini mempengaruhi berbagai negara di daerah khatulistiwa. Ini menyebabkan ancaman kekeringan di Indonesia menjadi lebih besar.
Oleh karena itu,Thomas Djamaluddin, kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menyarankan para petani tidak menamam padi di musim ini.
"Manajemen dalam hal pertanian itu juga harus memperhitungkan ketersediaan air. Di banyak daerah petani baru menanam padi, tapi kemudian dilanda kekeringan," ungkap Thomas.
Selain itu, Thomas juga mengimbau agar masyarakat menerapkan manajemen air dan banyak menyimpan ketika air berlimpah.
Diperkirakan kekeringan masih akan terus melanda Indonesia hingga November tahun ini.

Sumber :Bbc.com
 

KLIK CHAT VIA WHATSAPP

Terpercaya di Indonesia

SuPPort BY

Klik Sini gan

REKENING CV GALI-SUMUR

REKENING CV GALI-SUMUR
BCA : 7401047453 A.n Joko Murdiyanto

TLP / WA

TLP / WA

Follow Me